Sunday, May 10, 2009

PM Italia Terancam Kehilangan Dukungan

PERDANA Menteri Italia Silvio Berlusconi boleh jadi menikmati popularitas besar di Italia, tapi "bantahannya" atas keseringannya menemui seorang anak baru gede (ABG) yang membuat istrinya, Veronica Lario, marah mengakibatkan pemimpin pemerintahan itu mengkhawatirkan posisinya.

"Dia berada dalam posisi mode kontrol kerusakan. Dia akan berjuang dengan sangat berat," ujar seorang ilmuwan politik James Walston. Perdana menteri itu dikenal selalu dikelilingi wanita-wanita muda yang menarik, sedangkan Veronica, istri keduanya, selalu menjauhkan diri dari mata publik.

"Berlusconi tidak pernah dituduh melakukan apa pun dengan anak di bawah umur," imbuh Walston kepada AFP. Kolumnis Massimo Franco dalam tulisannya di Corriere della Serra juga mengatakan, skandal itu akan merusak Berlusconi secara politis. Adapun Maurizio Pessato, Kepala Jajak Pendapat SWG, mengatakan, skandal itu tampaknya tidak memengaruhi pemilu Eropa bulan depan di mana Berlusconi memimpin 20 poin di depan oposisi.

Namun, waktu yang lebih lama bisa mencederai imej "politikus paling terkenal di dunia" dengan gayanya sendiri itu, yang menyombongkan angka dukungan 75 persen dalam jajak pendapat pribadi. Polling media menghasilkan dukungan 56 persen baginya setelah gempa bumi April lalu yang memperlihatkan imejnya sebagai pria aksi.

Sampai sejauh ini dukungan terhadap Berlusconi terbukti tetap tinggi meskipun terjadi resesi terburuk sejak Perang Dunia II dan cacian atas blunder verbalnya seperti komentarnya terhadap kulit Presiden AS Barack Obama. "Tapi, semuanya ini mengesampingkan imejnya sebagai tokoh positif. Cerita tentang gadis ABG itu aneh dan sulit menganggapnya sebagai salah paham," tutur Pessato kepada Reuters.

Miliuner (72), itu pada Selasa (5/5/2009) malam menjadi tamu dalam acara bincang-bincang di televisi. Pada kesempatan itu, dia membantah tuduhan Veronica mengenai hubungannya dengan model Noemi Letizia yang merayakan ulang tahun ke-18 pada bulan lalu di mana Berlusconi hadir dan menghadiahinya seuntai kalung emas.

"Saya tidak mengencani anak bawah umur. Veronica terjebak pers," ucap Berlusconi pada show yang ditonton 2,7 juta orang itu. "Apa saya akan kehilangan dukungan umat Katolik (karena hal itu)? Saya kira tidak," ujar Berlusconi sembari menyebut Veronica salah menuduhnya mengencani anak bawah umur. Namun, ucapannya itu telah membuat marah gereja.

Dalam polling opini pertama setelah gonjang-ganjing rumah tangga Berlusconi, yang dilakukan Ipsos dan Ipr, memang belum tampak ada pengaruh terhadap PM Italia itu. Namun, dalam jajak pendapat harian bisis Il Sole 24 Ore, responden memberikan simpatinya kepada Veronica daripada Berlusconi. Adapun 49 persen berbanding 44 persen responden mengatakan, skandal itu akan memiliki konsekuensi politik.

"Dia sudah dikritik gereja, itu serius," tandasWalston, Rabu (6/5/2009), harian Katholik Italia, Avvernire, menegur Berlusconi dan memintanya agar memperbaiki hidupnya. "Berlusconi sudah membuat langkah asli, pergi ke (presenter televisi Bruno) Vespa untuk memperbaiki kerusakan akibat serangan uskup," papar Curzio Maltese dalam tulisannya di La Repubblica.

Vespa adalah kawan lama PM Italia itu dan bisa dipercaya untuk memberikan tempat enak untuk bicara."Tidak ada yang mengajukan pertanyaan klasik: kapan Anda keluar bersamanya, ke mana, berapa kali?" imbuh Walston. Maltese menyetujui ide ini. "Bagi ide jurnalistik, ingatlah pertanyaan terhadap (mantan Presiden AS) Bill Clinton saat terjerat skandal dengan Monica Lewinsky," ujarnya.

Berlusconi menuduh gonjang-ganjing rumah tangganya dengan Veronica disebabkan "rencana sayap kiri" sebulan sebelum pemilu parlemen Eropa. Dia mengklaim sayap kiri "cemburu" dengan peringkat tinggi dirinya. "Jelasnya, perdana menteri itu sadar keseriusan krisis ini (dan ingin) menjamin terpilihnya kembali dirinya," ujar Stefano Bill dari Il Sole 24 Ore.

Sayap kiri, yang dikalahkan Berlusconi pada 2006, merasa telah menemukan tumit Achilles-nya. "Masalah antara istri dan suami memang privat. Tapi, kalau istrinya menuduh suaminya mengencani anak bawah umur, itu jadi masalah publik," ujar pemimpin sayap kiri Dario Franceschini. Berlusconi dan Veronica, yang 20 tahun lebih muda dari PM Italia itu, telah memilih pengacara untuk mewakili mereka dalam sidang cerai. (Koran SI/Koran SI/mbs)
Continue Reading...

Dokter Ditahan, Suu Kyi Tidak Sehat

YANGON - Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi "dalam kondisi kesehatan yang tidak baik" karena tidak bisa makan.

Kondisi yang buruk itu bersamaan dengan ditahannya dokter pribadinya, Tin Myo Win, oleh junta militer. Juru bicara partai oposisi Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Nyan Win menjelaskan bahwa Suu Kyi yang menderita tekanan darah rendah itu mengalami dehidrasi.

Suu Kyi kini diberi infus oleh asisten dokternya. "Suu Kyi dalam kesehatan yang tidak baik. Dia tidak dapat makan dan tekanan darahnya rendah. Dia mengalami dehidrasi. Kami sangat khawatir dengan kondisi kesehatan Ibu," kata Win. Karena dokter pribadi Suu Kyi ditahan, wakilnya, Pyone Moe Ei, telah merawat Suu Kyi selama tiga jam pada Jumat (8/5/2009) siang di tahanan rumahnya dekat danau.

Dia minta izin untuk kembali Sabtu kemarin untuk mengganti infus yang diberikan kepada Suu Kyi. Nyan Win mengaku tidak tahu mengapa dokter pribadi Suu Kyi ditahan junta militer sejak Kamis (7/5/2009) silam. Sumber pemerintah Myanmar menjelaskan pada Kamis (7/5/2009) bahwa dokter Tin Myo Win ditolak izinnya untuk memasuki rumah Suu Kyi setelah menunggu selama berjam-jam untuk melakukan pemeriksaan rutin kepada pemimpin prodemokrasi itu.

Sehari sebelumnya, Pemerintah Myanmar menahan seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang berupaya menerobos pengamanan dengan berenang melintasi danau di dekat tahanan rumah Suu Kyi. Di rumah itu, Suu Kyi telah ditahan 19 tahun. Media pemerintah menjelaskan, warga AS yang bernama John William Yeattaw telah menginap dua hari di rumah Suu Kyi sebelum pasukan keamanan akhirnya menangkapnya di danau ketika berusaha meninggalkan rumah itu saat fajar.

"Pria berusia 53 tahun itu tinggal selama dua hari di lantai bawah rumah Suu Kyi, tempat dua pembantu Suu Kyi tinggal. Pria itu meminta Suu Kyi tidak memberi tahu aparat keamanan bahwa dia berada di sana," ujar sumber Pemerintah Myanmar. Motif pria tersebut berada di rumah Suu Kyi belum jelas. Namun sumber resmi pemerintah menjelaskan, pria tersebut veteran perang Vietnam.

Adapun pengacara Suu Kyi, Kyi Win, menyatakan, warga AS itu merupakan petualang yang bertindak atas keinginan sendiri. Suu Kyi saat ini tinggal di rumah itu bersama dua pembantu dan hanya diizinkan mendapatkan kunjungan dari dokter serta pengacaranya.

Masa tahanan rumah Suu Kyi sebenarnya berakhir pada akhir Mei silam, tetapi pemerintah Myanmar menyatakan memperpanjang hukuman tahanan rumah tersebut. Para diplomat Barat menduga Pemerintah Myanmar tampaknya enggan membebaskan Suu Kyi. Sementara pengacara Suu Kyi, Kyi Win, mengaku masih menunggu izin bertemu kliennya untuk pertama kali sejak NLD menyatakan bahwa gugatan banding atas vonis penahanan Suu Kyi ditolak pemerintah. (Koran SI/Koran SI/mbs)
Continue Reading...
 

Blogroll

Site Info

Text

Free Download Lagu MP3 Lirik | Song Lyrics | Chords | Video Music Clips Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template